Friday, March 7, 2014

Mengetahui Kedalaman Gambar Fisik Batu Permata Asli

3 23:50


NATURAL BLUE SAPPHIRE CEYLON - Dobon's





NATURAL TSAVORITE GARNET - Dobon's




SYNTHETIC BLUE SAPPHIRE - Dobon's





Quote:Photo and footnote © NUGROHO GEMOLOGIST


Dye concentration seen along fissures of this translucent Emerald Beryl as evidence of dye coloration.
Konsentrasi warna di bagian retakan pada Emerald Beryl yang translucent merupakan bukti adanya penembahan warna dengan cara pencelupan (dyeing)




Fern-like residue is the result of dried oil that enhanced this Colombian Emerald.
Residu dari adanya oil yang mengering menghasilkan bentuk seperti daun pakis pada Emerald dari Kolombia.




Filled fissures and lustre difference are visual clues for identifying Glass-Filled Ruby.
Retakan yang terlihat diisi dengan glass dan adanya perbedaan kualitas permukaan batu merupakan bukti visual adanya treatment glass-filling pada Ruby.




Triangular and hexagonal metallic platelets on dark blue Imitation Goldstone Glass surface.
Kepingan-kepingan berbentuk segitiga dan segi enam yang terlihat pada permukaan batu imitasi Goldstone Glass berwarna biru tua.




Peridot is famous with its radial, mirror-like fractures that resemble lily-pad. Then the moderate doubling will be perfect partner to identify this species.

Perbedaan Asli & Sintetis

Berikut adalah contoh perbandingan jenis batuan yang mempunyai struktur kimia yang sama, namun yang satu asli buatan alam, yg satunya buatan manusia

BERLIAN / DIAMOND


SAPPHIRE


RUBY


Nah pasti agan2 bingung mana yang natural dan mana yang sintetis.. hehe
Memang secara kasat mata sangat sulit dibedakan karena sama bagusnya, tp oke saya kasih tau.. semua gambar diatas yg sebelah kiri adalah natural dan yang kanan adalah sintetis.

Agan2 pasti tanya trus gimana bedainnya?
cara paling gampang yaitu bawa aja ke lab hehehe
atau cara kedua dilihat inclusionnya (alur seratnya) melalui loupe atau mikroskop.

berikut adalah contohnya :
NATURAL RUBY INCLUSION

Pada foto diatas pada foto pertama terdapat serat fingerprint, dan foto kedua terdapat needles (jarum2) serat natural ruby

SYNTHETIC RUBY INCLUSION

Pada foto ruby sintetis terbentuk serat seperti sarang laba2 yang menjadi ciri khas batu sintetis buatan CHATAM, pada foto kedua terdapat bubble (gelembung udara yang terperangkap selama proses pembuatan batu sintetis


BATU MULIA / PERMATA SINTETIS / IMITASI
Quote:SINTETIS
Batu Sintetis adalah duplikat dari batu natural karena memiliki komposisi kimia yang persis sama, kekerasannya juga sama persis, Perbedaannya dengan Batu Natural adalah pembuatnya. Batu Natural dibuat oleh alam dengan waktu yang sangat lama sedangkan Batu Sintetic dibuat oleh manusia di laboratorium.
Laboratorium yang terkenal membuat batuan sintetis adalah CHATAM di Amerika.

Contoh nama-nama batu sintetis :
1. Natural Sapphire >> King Sapphire
2. Natural Ruby >> Merah Siam, American Star
3. Natural Emerald >> Green Emerald
4. Natural Diamond >> Cubic Zirconia, Moissanite

IMITASI
Kalau batu Imitasi berbeda sama sekali dengan yang Asli, batu ini hanya tiruan saja. misalnya meniru warnanya. Kadang-kadang juga terbuat dari plastik atau kaca. 

Alat - Alat Pendeteksi Batuan Mulia

LOUPE
Loupe adalah alat yang digunakan untuk memberikan efek pembesaran pada penglihatan, sehingga dalam dunia perbatuan banyak digunakan untuk melihat alur serat sebagai indikasi awal natural atau tidaknya suatu batu.




MICROSCOPE
Pada dasarnya prinsip kerja Microscope sama sengan Loupe, namun dalam hal ini Microscope dapat memberikan pembasaran yang jauh lebih besar yang tidak dapat dijangkau Loupe, sehingga tingkat akurasinya lebih tinggi.




REFRACTOMETER
Refractometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur kadar / konsentrasi bahan terlarut misalnya : Gula, Garam, Protein dsb. Prinsip kerja dari refractometer sesuai dengan namanya adalah dengan memanfaatkan refraksi cahaya. dengan kata lain Refractometer adalah alat unutk mengukur index bias.




SPECTROSCOPE
Spektrometer merupakan alat yang digunakan untuk mengamati spektrum cahaya yang terurai setelah melewati suatu medium, dalam hal ini batu mulia.




DICHROSCOPE
Alat untuk menentukan Dichroic atau Trichroic. Dichroic dengan Dichroscope akan terlihat dua warna terpisah, Trichroic dengan Dichroscope akan terlihat 3 warna terpisah




POLARISCOPE
Alat yang digunakan untuk menentukan single atau double refractive




MILIMETER GAUGE
Alat ini digunakan untuk mengukur dimensi batu, Panjang, Lebar dan Tingginya dalam satuan Milimeter.





SPECIFIC GRAVITY
Alat ini digunakan untuk mengukur berat jenis batu dalam satuan berat "Carats"




GEM HOLDER
Alat ini digunakan untuk memegang batu agar mempermudah identifikasi.

Fenomena pada Batu Permata Yang Indah


Quote:fenomena pada batu permata disebabkan oleh pengaruh sinar pada batu permata, yang tentu saja ada kaitan nya dengan susunan atom kimia, kristal dan serat alami pada batu permata tersebut

1. Asterism (Star) : disebabkan oleh pemantulan sinar pada serat serat halus yang berbentuk seperti jarum yang disebut rutiles pada batu permata sehingga saat sinar memantul menampakan garis garis bersilang.
Contoh Asterism pada Sapphire :


2. Chatoyancy (Cat's eye) : disebabkan olehpemantulan sinar pada serat serat halus yang berbentuk pipa pipa sangat halus dan sejajar.
Contoh Cat's eye pada Chrysoberyl :


3. Adularsence : adalah pemantulan sinar yang berpindah pindah disebabkan oleh ketidakrataan struktur batu sehingga sinar menyebar.
Contoh Adularescence pada Moonstone Feldspar


4. Adventuresence : adalah pemantulan sinar pada serpihan serpihan halus didalam batu, yang mengakibatkan pemantulan sinar tidak merata seperti titik titik pasir.

5. Labradorescence : pancaran sinar yang terlihat dari sudut pandang tertentu yang disebabkan oleh terganggunya jalan sinar saat memasuki struktur batu yang berlapis.
Contoh Labradorescence pada Labradorite


6. Play of color : penampilan warna warni yang bergerak pada batu opal yang disebabkan oleh butiran butiran microskopis silica yang menebarkan warna pelangi.
Contoh Play of Color pada Opal / Kalimaya


7. Orient : pemunculan warna pelangi pada permukaan mutiara yang disebabkan oleh lewatnya sinar melalui lapisan lapisan nacre.
Contoh Orient pada Pearl / Mutiara



8. Iridescence : permainan warna warni yang berunah karena jalur cahaya yang terganggu.

9. Color change : perubahan warna pada batu yang terjadi pada sumber cahaya berwarna putih diganti sumber cahaya berwarna merah seperti lampu pijar.
Contoh Color Change / Alexandrite pada Chrysoberyl :


TRANSPARENCY / TINGKAT TRANSPARAN
Quote:
1. Transparent : Sinar menembus 100%
2. Translucent : Sinar menembus 75%
3. Semi Translucent : Sinar menembus 50%
4. Opaque : Sinar tidak tembus


TREATMENT 
Quote:Natural Untreatment
adalah batu yg berasal langsung dari alam, jadi batu ini langsung diolah / dibentuk / diasah dari bongkahan.

Natural Treatment
adalah batu natural yang dipercantik (mungkin bisa dikatakan seperti operasi plastik bagi wanita).

Beberapa Jenis Treatment antara lain:
- Heat Treatment(Pemanasan),
- Irradiation(Radiasi),
- Diffusion(Pewarnaan),
- Berylilium Heat Treatment(Pemanasan menggunakan kimiawi beryllium),
- Coating(Pelapisan Permukaan),
- Glass Filling(Pengisian krack/serat batu dengan kaca/resin),
- Dyed(Pencelupan minyak).

Contoh ilustrasi Treatment Beryllium pada sapphire (sebelum dan sesudah)
Disini terlihat Sapphire yang tadinya berwarna muda menjadi tua.
 >> 

Nama Jenis, Bentuk & Warna Batu Permata



BERLIAN / DIAMOND


SAPPHIRE


RUBY


EMERALD / ZAMRUD


AMETHYST / KECUBUNG


TOPAZ


OPAL / KALIMAYA


AQUAMARINE


TSAVORITE GARNET


TOURMALINE


ZIRCON


CHRYSOBERYL


SPINEL


CHROME DIOPSIDE


PAINITE


Sunday, December 8, 2013

Kelebihan Batu blue sapphire


BATU SAPPHIRE

Batu Safir ( Bahasa Ibrani : sapir ) adalah bentuk kristal tunggal aluminium oksida (Al2O3 ), suatu mineral yang dikenal sebagai korundum . Safir dapat ditemukan secara alami sebagai batu permata atau difabrikasi pada boule kristal besar untuk berbagai keperluan, termasuk komponen optik inframerah , permukaan jam, jendela yang kuat, dan wafer untuk deposisi semikonduktor seperti nanorod GaN.
Kelompok korundum termasuk aluminium murni. Sejumlah kecil unsur lain seperti besi , titanium , dan kromium memberikan warna biru, kuning, merah muda, ungu, jingga, atau kehijauan terhadap safir. Safir termasuk semua variasi kualitas mineral korundum kecuali yang memiliki warna merah jenuh penuh, yang dikenal sebagai rubi. Kekerasan Safir termasuk termaasuk batu permata yang kekerasannya paling tinggi (9 dalam skala Mohr).
Karakteristik
Variasi warna : Biru, ungu, kuning, oranye, hitam, bening.
Kadar Transparasi : Transparan, translusan, opak.
Kilap Polis : Kilap-intan.
Index Bias : 1,766 – 1,774.
Kadar Keras : 9.
Berat Jenis : 3,47 – 3,55.
Formula Kimia : Al2O3.
Sistem Kristal : Heksagonal.

Wilayah Penghasil Batu sapphire : Srilangka, Thailand, Myanmar, Amerika Serikat, Australia.
Aura Batu : Mengembangkan daya pikir, menumbuhkan inspirasi, optimisme serta harapan baru.